Menulis Bukti Hidupku

Jumat, 15 Januari 2016

Takut akan Perkara Syirik

Kajian di Rumah quran madani tanggal 11 januari 2016,


Dalam Q.S. az-zumar : 53
Allah subhanahu wata'ala berfirman yang artinya" katakanlah wahai hambaku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri!janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah,Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya.sunguh Dialah yang maha pengampun,maha penyayang.

Dalam Q.S. an-nisa :48
 Artinya" Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni {dosa} karena mempersekutukanNya {syirik} dan Dia mengampuni apa {dosa} yang selain syirik itu bagi siapa yang Dia kehendaki,Barang siapa yang mempersekutukan Allah,maka sungguh dia telah berbuat dosa yang besar.

Kenapa kita harus takut terhadap dosa syirik?

  • syirik dosa besar dan tidak terampuni
  • penghuni neraka dan kekal didalamnya
  • menghapus amal perbuatan
  • tidak bisa diringankan dosanya.

Syirik
menurut bahasa : Menyekutukan Allah dengan yang lain.
sedangkan menurut istilah: Menyekutukan Allah dengan yg lain baik dalam uluhiyah,rububiyah,asma wasifat.
macam-macam syirik

  • syirik Besar


Masuk neraka jika belum bertobat.dan kekal di dalamnya.

  • Syirik kecil
jika sudah bertobat dibawah naungan Allah swt.


Syirik besar: yaitu menjadikan sekutu dalam beribadah sebagai mana menyembah Allah swt.
beberapa macam syirik besar
  1. Syirik dalam berdoa meminta kepada selain Allah, dalam Q.s. Ghafir:60 artinya "berdoalah kepadaku niscaya aku kabulkan.
  2. Syirik dalam Niat, misalnya :beramal soleh untuk pujian. dalam Q.s. Hud:15-16 yang artinya: "Barang siapa menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya,pasti kami berikan {balasan}penuh atas pekerjaan mereka didunia {dg sempurna} dan mereka di dunia tidak akan dirugikan."Itulah orang-orang yang tidak memperoleh {sesuatu} di akherat kecuali nerak, dan sia-sialah disana apa yang mereka usahakan {di dunia} dan tehapuslah apa yg telah mereka kerjakan.
  3. Syirik dalam keta'atan {taat}, misalkan ada atasan atau yang berkuasa 



4 komentar:

Text Widget

Copyright © Catatan Echa | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com