Menulis Bukti Hidupku

Jumat, 05 Mei 2017

yang Hitam atau yang Putih ?

---
Di suatu kampung, Jaka Tarub bertemu seorang gembala dengan kambing-kambingnya
Jakapun bertanya.
 "pak,boleh nanya nih ?"
"oh,boleh,boleh".
"kambing bapak sehat-sehat sekali. bapak kasih makan apa ?"
"yang mana dulu nih? yang hitam atau yang putih?"
"hm yang hitam dulu deh."
"oh,kalo yang hitamnm,saya kasih rumput basah".
"gitu ya?kalau yang putih?"
"yang putih rumput basah juga".☺
 Hasil gambar untuk kambing warna hitam dan putih
"Terus,kambing ini sanggup berjalan berapa kilo pak?"
"yang mana dulu nih? yang hitam atau yang putih?"
"hm,yang hitam dulu deh".
"ohh,kalo yang hitam,4km sehari".
"gitu ya?" kalau yang putih?".
"yang putih 4km juga".☺

Jaka mulai jengkel ,tapi ia terus saja bertanya, "Tiap tahunnya kambing-kambing ini menghasilkan bulu berapa banyak pak?" 
"yang mana dulu nih ? yang hitam atau yang putih ?"
"yang hitam dulu deh ?"sahut jaka meski masih jengkel.
"oh,klo yang hitam, sekitar 10 kg per tahun".
"kalo yang putih?"
"yang putih 10 kg juga".☺


 Akhirnya Jaka tidak dapat menahan marahnya, "Bapak kenapa sih? selalu ngebedain kambing-kambing ini padahal jawabannya sama saja."
"oh,gini Dik.soalnya yang hitam itu punya saya."
"Gitu yah pak? maaf. tadi saya rada marah. Kalau yang putih ?"
"Yang putih punya saya juga".

HEHEHEHEEEE ...☺☺☺ Kambing-kambing tadi memang tidak ada bedanya.
Tapi, ke depan kita akan bicara banyak soal perbedaan.
Tepatnya ,Pembeda Abadi.

Jumat, 14 April 2017

Bait puisi Jalaludin Rumi "lapar"

==
Sekiranya tidak ada lapar, selain kegagalan pencernaan ratusan musibah lainnya akan muncul dipermukaan. sungguh musibah lapar lebih baik dari se,ua musibah, lapar melembutkan,meringankan dan memudahkan taat.

Musibah lapar lebih jernih dari semua musibah didalamnya ada ratusan faedah
Lapar itu raja dari segala obat,dengarkan dan simpan lapar dalam hatimu jangan kau hinakan.

Karna lapar menjadi manis semua yang tak enak 
kalau tak lapar semua yang manis terasa apak.

Seseorang makan roti yang bulukan 
bertanya : Mengapa yang seperti ini kau makan ?

Ia menjawab : ketika lapar bertambah karna puasa 
aku pikir roti kasar lebih manis dari halwa.

Sebenranya tidak semua orang dalam lapar bisa bertahan
karena di dunia makanan datang berlimpahan.

Lapar hanya anugrah Tuhan bagi orang yang istimewa
dengan lapar mereka menjadi singa yang berwibawa.

Mana mungkin lapar diberikan kepada setiap gelandangan 
karena dihadapan matanya ter onggok banyak makanan.

==

Faedah laper

Apa yang kita peroleh bila kita berlatih melaparkan perut kita, mengendalikan nafsu konsumtif kita?
Al-ghazali menyebutkan sepuluh faedah lapaer

yang pertama : membersihkan hati dan memejamkan mata batin.
 Yazid Al-Bisthami" Lapar itu mega.Bila perut lapar dari hati akan tercurah hujan hikmah.Bila lapaar memancarkan kearifan,sedang kenyang akan melahirkan kedunguan".
Nabi saw.bersabda" Cahaya kearifan adalah lapar, menjauh dari Allah adalah kenyang,mendekati Allah ialah mencintai fakir dan miskin dan akrab dengan mereka.Jangan kenyangkan perutmu,nanti padam cahaya hikmah dalam hatimu".

kedua : " Membersihkan hati dan membersihkannya sehingga mampu merasakan kelezatan berdzikir"
Abu sulaiman" apabila orang lapar dan haus,hatinya akan terang dan lembut.Bila orang kenyang,hatinya akan buta dan kasar.

ketiga : "Meluluhkan dan mertendahkan hati,menghilangkan kesombongan dan keliaran jiwa"
ketika kita lapar,kita merasakan kelemahan tubuh kita dihadapan kekuasaan Allah. Betapa ringkihnya kita,kalau Tuhan memisahkan kita dari makanan dan minuman hanya untuk beberapa waktu saja. Karena itu Nabi saw .ketika ditawari semua kenikmatan dunia,beliau menolaknya dan berkata"Tidak,aku ingin lapar sehari dan kenyang sehari;pada waktu lapar aku bisa bersabar dan mertendahkan diriku,pada waktu kenyang aku bisa bersyukur".

keempat :" Mengingatkan kita pada ujian dan adzab Allah".
ketika orang kenyang ia tidak akan ingat akan pedihnya kelaparan dan kehausan,seorang yang arif akan mengenang derita -lapar-dan haus pada hari ahirat atau pada waktu sakaratul maut,ketika ia merasakan lapar dan haus di dunia ini.

kelima :" Mematikan keinginan untuk berbuat maksiat dan menguasai nafsu amarah (diri yang memerintahkan keburukan)".
 Dalam kenyang \,kita punya kekuatan untuk melakukan kemaksiatan.makan dan minum adalah bensin penggerak mobil hawa nafsu kita. Al-ghazali: kenyang dapat menggerakan dua syahwat (keinginan yang berbahaya); "syahwat farji dan syahwat bicara.

keenam : " Mengurangi tidur dan membiasakan jaga"
Orang yang banyak makan pasti banyak pula tidurnya,Perut yang penuh sangat sukar dibawa bangun malam.

ketujuh :" Memudahkan menjalankan ibadah".
Untuk makan dan mempersiapkan makan kita memerlukan waktu.Al-darani : Dalam keadaan kenyang masuk kedalam diri kita enam penyakit 1. hilangnya kelezatan bermunajat 2. berkurangnya kemampuan menyimpan hikmah 3. memudarnya empati pada penderitaan rakyat, 4. beratnya tubuh untuk melakukan ibadah 5. bertambahnya gelora syahwat 6. dan ketika kaum mukmin bolak-balik ke masjid \,mereka bolak-bailk ke toilet.

kedelapan :" Menyehatkan tubuh dan menolak penyakit"
Puasa adalah teknik detoksifikasi yang paling murah dan paling efektif .Detoksifikasi adalah proses mengeluarkan atau menetralkan racun dalam tubuh (toksin) melalui usus,ginjal,paru-paru dan kulit. bukan hanya racun yang terbentuk karena kelebihan makanan,tetapi juga racun yang diserap dari lingkungan.

kesembilan :" Karena kebiasaan mengurangi makan, kita mempunyai npeluang untuk memberikan kelebihan harta buat membantu kaum lemah fakir miskin dan anak-anak yatim".

kesepuluh :"kebiasaan berlapar diri berfaedah mengurangi mu'nah atau istilah mutakhir,menyembuhkan penyakit kosumerisme".


Hasil gambar untuk gambar orang lapar
ilustrasi gambar :lapar

Selasa, 21 Juni 2016

Apakah yang baik hanya untuk yang baik?

---


Kali ini saya mencoba menuliskan jawaban dan pertanyaan dari teman-teman  yang menanyakannya langsung kepada saya.
Dan saya menanyakannya langsung ke Ustadz.Rumah Qur’an Madani.

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh

Ustadz, Mohon maaf, Saya pernah baca ayat Al-quran yg menjelaskan tentang ayat yang menerangkan bahwa” wanita baik berpasangan dengan lelaki baik.atau sebaliknya” Sudah jelas Al-Qur'an itu adalah kalam Allah, dan ayat tersebut seperti sebuah kepastian dalam hidup.

Tetapi dalam kehidupan nyata ada seorang suami yg baik hati rajin ibadah, tetapi istrinya selingkuh dengan lelaki lain, bahkan pada zaman nabi pun Istri Firaun yang kejam seorang wanita yang sholehah, dan istri nabi luth bahkan seorang yang mendustai Allah. Hal ini banyak terjadi dalam kehidupan sekarang ini.
Tapi saya ingin hal ini lebih jelas, Apa maksud dari ayat tersebut ustadz?

Mohon maaf jika ada salah kata, saya hanya ingin lebih mengetahui agar saya dapat memahami kandungan ayat tersebut.
Terima kasih atas perhatiannya.

Jawaban

Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh

Bismillah, Alhamdulillah Wassholatu Wassalamu ala Rosulillah. Waba'du,

اَÙ„ْخـَبِيـْثــاَتُ Ù„ِÙ„ْØ®َبِÙŠْثـِÙŠْÙ†َ Ùˆَ اْلخَبِÙŠْØ«ُــوْÙ†َ Ù„ِÙ„ْØ®َبِÙŠْثاَتِ Ùˆَ الطَّÙŠِّبَاتُ Ù„ِلطَّÙŠِّبِÙŠْÙ†َ Ùˆَ الطَّÙŠِّبُÙˆْÙ†َ Ù„ِلطَّÙŠِّبَاتِ

“Wanita-wanita yang tidak baik untuk laki-laki yang tidak baik, dan laki-laki yang tidak baik adalah untuk wanita yang tidak baik pula. Wanita yang .baik untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik untuk wanita yang baik.” (QS. An Nur: 26)

Asbabun nuzul ayat diatas adalah untuk menunjukkan bahwa antara sayyidah Aisyah r.a. dan Sahabat Shafwan bin al-Mu’attal r.a. tidak terjalin hubungan terlarang dan untuk menjawab segala tuduhan keji kaum munafikin yang ditujukan kepada mereka.

Riwayat lengkap asbabun nuzul dari surah al-Nur ayat 26 adalah sebagai berikut:

Pada suatu ketika Khasif bertanya kepada Sa’ad bin Jubair: “Mana yang lebih besar dosanya, zina atau menuduh orang berbuat zina?” jawab Sa’ad “Lebih besar zina” Khasif kembali berkata: “Bukankah Allah swt telah berfirman: “Sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita yang baik-baik …..”(QS. An-Nur:23) sebagaimana kita maklumi ?”. Yakni yang menegaskan bahwa orang yang menuduh berzina dilaknat Allah di dunia dan akhirat. Maka Sa’ad berkata: “ayat ini diturunkan khusus berkenaan dengan peristiwa Aisyah”. (HR. Thabrani dari Khasif. Di dalam sanadnya terdapat Yahya al-Hamani yang dha’if).

Ketika itu, Sayyidah Aisyah binti Abu Bakar Shiddiq dituduh berbuat serong pada Shafwan bin al-Mu’attal. Dan ia sendiri tidak mengetahui, baru kemudian ada yang menyampaikan tentang tuduhan yang dilontarkan kepadanya. Ketika Rasulullah SAW. Berada di tempat Aisyah, maka turunlah wahyu sehingga beliau membetulkan duduknya serta menyapu muka. Setelah itu beliau bersabda : “Wahai Aisyah, bergembiralah kamu. Aisyah berkata: “Dengan memuji dan bersyukur kepada Allah, dan bukan kepada tuan.” Kemudian Rasulullah SAW. Membaca ayat ke 23-26 sebagai ketegasan hukum bagi orang yang menuduh berbuat zina terhadap wanita yang suci. (HR. Ibnu Jarir dari Aisyah).

Dari keterangan diatas bisa diambil kesimpulan bahwa ayat tersebut diturunkan sehubungan dengan tuduhan yang dibuat-buat oleh kaum munafikin terhadap istri Nabi, Sayyidah Aisyah. (HR. Thabrani dengan dua sanad dari Ibnu Abbas).

Banyak yang memahami ayat diatas seakan mengatakan bahwa jika seorang laki-laki atau wanita baik maka dengan sendirinya istri atau suaminya juga baik, diampuni, dan menjadi salah seorang penghuni surga. Sebab Al-Qur’an suci memandang iman, kesalehan, dan amal baik sebagai kriteria. Namun, Maksud sebenarnya dari ayat diatas bukanlah seperti pemahaman tersebut, karena meskipun Nabi Nuh dan Luth 'alaihimassalaam adalah manusia-manusia suci dan beriman pada Allah SWT, namun istri-istri mereka adalah orang-orang jahat dan merupakan penghuni neraka. Banyak juga kita lihat di masa sekarang yang serupa dengan itu karena hakikatnya ada empat model pasangan suami istri:

Suami: Iman/Baik, Istri: Kafir/ Buruk (pasangan Nabi Luth dalam QS at-Tahrim:10)
Suami: Kafir/Buruk, Istri: Iman/ Baik (Pasangan Fir’aun dalam QS at-Tahrim: 11)
Suami dan Istri sama-sama Kafir/Buruk (Abu Lahab dan Istrinya Arwa binti Harb)
Suami dan Istri sama-sama Iman/Baik (Rasulullah SAW dan Siti Aisyah)

Pada kenyataan sekarang yang terjadi, ternyata, ada laki-laki yang baik mendapat istri yang keji, begitu pula sebaliknya. Maka pahamilah ayat tersebut sebagai sebuah 'perintah', untuk menciptakan kondisi yang baik-baik untuk yang baik-baik, Dan ini adalah sebuah keharusan. Kalau tidak, maka kondisi terbalik malah yang akan terjadi.

Coba kita bandingkan ayat 26 dengan ayat 3 surat An nur dibawah ini, yang mana kalimat digunakan untuk umum?

“laki-laki yang berzina tidak mengawini melainkan perempuan yang berzina, atau perempuan yang musyrik; dan perempuan yang berzina tidak dikawini melainkan oleh laki-laki yang berzina atau laki-laki musyrik” (QS. An Nur: :3)

Dalam ayat 3 surat An nur diatas lebih tegas mengandung 'unsur perintah' untuk mencari pasangan yang sepadan. Sehingga ayat 26 bisa dimengerti sebagai sebuah motivasi atau anjuran untuk mengondisikan dan hal itu bukanlah ketetapan dan janji Allah bahwa yang baik 'otomatis' akan mendapatkan pasangan yang baik. Oleh karena itu Rasulullah SAW pernah bersabda tentang anjuran memilih pasangan dengan 4 pertimbangan, terserah yang mana saja, namun yang agamanya baik tentu sangat dianjurkan.

Kesimpulanny: Jangan memahami Al Qur'an hanya dari sepotong sepotong ayat dan hanya melalui terjemahnya saja, Karena berdasar asbabun nuzulnya kita bisa paham betul bahwa ayat di atas -khusus- diturunkan berkenaan dengan tragedi Aisyah binti Abu Bakar Shiddiq yang dituduh oleh kaum munafikin dengan tuduhan yang mereka reka-reka. Ayat ini diturunkan untuk menjaga kesucian istri Rasulullah SAW dan membersihkannya dari tuduhan hina dan pencemaran nama baik.

Jadi, tidak ada korelasi antara ayat diatas, dengan masalah jodoh, Lelaki baik sudah pasti mendapatkan jodoh perempuan yang baik atau sebaliknya.
Mungkin itu saja yang bisa disampaikan.Semoga bermanfaat..
Wallahu A'lam.


(Rumah Qur’an Madani)

Senin, 13 Juni 2016

The power of teh anget


Di indonesia itu ada yang namanya The power of teh anget .
apapun penyakitnya minumnya teh anget.
sakit flu minum teh anget
masuk angin minum teh anget.. 
orang baru pingsan..kasih teh anget dulu..biar enakan

bahkan ada rumah kebakaran juga ...# yaa di siramlah.
pake teh anget.. hehe
Jadi se olah-olah teh anget jadi pertolongan pertama gitu.

ya emang teh anget tuh bisa bikin enak,tenang..tapi jangan semuanya teh anget jadi pertolongan pertama.
kotak P3K jadi aneh isinya: kapas,betadine,alkohol, sama Teh Anget.

Hasil gambar untuk teh anget
Cuma di indonesia teh anget yang jadi pertolongan pertama,

Aneh memang..

Tapi, Teh Anget memang bikin Anget.hehe

Text Widget

Copyright © Catatan Echa | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com